Kenapa Seragam Sekolah Mesti Banyak Macamnya?

Pertanyaan ini muncul begitu saja, tanpa direncanakan dan dibuat-buat. Muncul karena tugas bapak yang harus mengantarkan anaknya setiap hari kesekolah dengan baju seragam yang berbeda-beda warna dan perlengkapannya. Pertanyaan diatas sebenarnya bisa juga berbunyi begini: kenapa baju seragam harus berganti setiap hari? Jawabannya mungkin hanya sekolah yang bersangkutan yang tahu. Bahkan mungkin bahkan hanya beberapa orang saja di sebuah sekolah yang bisa memberikan jawabnya.

Tulisan ini sama sekali tidak ditujukan langsung untuk mengkritik sekolah dimana Ikhsan relajar, karena kecenderungan berganti seragam setiap hari sudah menjadi gejala umum disekolah-sekolah perkotaan. Ada beberapa alasan yang mungkin dijadikan dasar mengana diperlukan seragam 6 macam untuk enam hari sekolah. Pertama, kegiatan tertentu memerlukan jenis seragam dengan bahan kain dan jahitan tertentu pula. Kedua, warna seragam dan model pakaian tertentu menunjukkan identitas sekolah bahkan prestise sekolah. Ketiga, aktifitas sekolah yang tinggi membuat seragam cepat kotor dan perlu segera diganti dengan seragam baru keesokan harinya. Keempat, supaya anak sekolah tidak jenuh dengan baju seragam yang warna dan bentuknya itu-itu saja, dengan harapan bisa meningkatkan prestasi belajar si anak.

Maaf beribu maaf, keempat jawaban di atas hanyalah rekaan dan dugaan belaka. Sekali lagi, jawaban yang pasti hanya bisa didapatkan dari pihak sekolah. Tapi ada beberapa efek negatif yang pasti dan bukaan rekaan dari banyaknya macam seragam sekolah. Beberapa orang tua mungkin tidak merasakannya atau sedikit merasakannnya tapi ada beberapa efek negatif yang secara pasti dapat mengancam kita semua.

Pertama, setiap macam seragam harus dicuci sehabis pakai karena tidak mungkin menunggu untuk dicuci dua minggu lagi. Hal ini menyebabkan jumlah konsumsi air, sabun dan tenaga listrik yang diperlukan untuk mencuci baju jadi semakin banyak. Bukankah seharusnya kita bisa menghemat air, mengurangi pencemaran detergen dan mengemat emisi karbon melalui penghematan listrik? Kedua, banyaknya macam seragam sekolah memang dapat membuat penjual kain dan pabrik kain menjadi untung. Tapi di lain pihak tingginya produksi kain berarti juga berakibat pada kecenderungan tingginya pembuangan limbah pabrik dari kain yang diproduksi. Jadi ternyata banyaknya macam seragam sekolah dapat berakibat langsung ataupun tidak langsung terhadap perusakan lingkungan hidup kita.

Beberapa orang bisa saja tidak setuju dengan pendapat diatas, dan memang tidak ada paksaan untuk setuju. Faktanya menunjukkan kalau di tahun 80an kita ke sekolah hanya dengan paling banyak tiga macam baju seragam atau setengah dari jumlah seragam yang dipunyai Ikhsan. Fakta lain menunjukkan bahwa hampir semua kelas di sekolah-sekolah perkotaan saat ini sudah menggunakan Pengatur Udara, jadi kecil kemungkinan berkeringat saat belajar di kelas. Jadi kenapa baju seragam sekolah harus banyak macamnya? Wallahu a’lam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.