Tanggal 9 Agustus 08 yang jatuh hari sabtu kami sekeluarga berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya (KBS) yang konon kabarnya sudah berdiri sejak 31 Agustus 1916 dengan nama asli “Soerabaiasche Planten-en Dierentuin“. Tidak ada rencana sebelumnya juga tidak ada acara spesial, hanya ingin mengajak jalan-jalan Uti (Eyang Putri) yang baru datang dari Malang. Cuaca tidak terlalu panas tapi sinar matahari terangnya menyilaukan, sampai di KBS sudah jam 12.30an tapi Ilham dan Ikhsan masih tetap semangat.
Tujuan pertama tentunya kandang Onta, ndak tahu kenapa anak-anak suka sekali dengan Mr. Camel ini. Bisa
jadi karena pengaruh lagu tentang Camel milik The Wiggles di album Wiggly Safari (2002). Tapi memang sejatinya si Unta ini binatang yang tangguh luar biasa khan? Sampai-sampai ada ayat-ayat khusus tentang unta di dalam kitab suci Al-Qur’an.
“Safari” kita siang itu dilanjutkan melihat-lihat satwa lainnya yang ada. Rusa dari berbagai macam jenis, juga monyet sampai orang utan, babi rusa sampai babi hutan, kuda nil sampai kuda zebra. Walaupun agak sedikit nampak tidak terurus dengan baik, namun KBS masih menyimpan daya tarik tersendiri untuk menjadi tempat rekreasi alternatif yang murah meriah.
Setelah puas pusing-pusing kami kembali pulang ke rumah, besoknya ada berita mencengangkan tentang kejadian seorang anak yang “dicakar harimau” di hari yang sama dengan kunjungan kita ke KBS. Berita tentang kejadian ini mengagetkan karena ternyata “tempus delicti” nya hanya berselang 1 jam setelah kami sekeluarga memutuskan untuk pulang. Korbannya adalah seorang bocah berumur 6 tahun bernama Wahyu Romadhon.
Sebelum memutuskan untuk pulang, kunjungan kami di KBS memang diakhiri dengan melihat kandang
binatang buas seperti Beruang Madu, Beruang Amerika, Jaguar, Leopard dan Harimau Sumatera. Sekilas memang binatang-binatang buas ini terlihat gelisah seperti kelaparan. Terutama beruang madu dan harimau nampak mondar-mandir dengan perut kosong mencoba meminta makanan dari pengunjung. Kalau benar kejadiannya sekitar jam 3 sore, maka besar kemungkinan Harimau di gambar sebelah inilah yang mencakar Wahyu. Anda bisa lihat sendiri matanya yang gelisah dan badannya yang kurus, juga jeruji kandang yang masih memungkinkan cakar harimau untuk keluar menggapai apa saja yang ada di luar kandang.
Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menyalahkan siapa-siapa, hanya sekedar mengingatkan kita semua untuk berhati-hati dan mendorong KBS untuk meningkatkan keamanannya. Sayang khan kalau KBS yang umurnya hampir 1 abad jadi jelek citranya.
